Home > Sample essays > DARAHKU, Pusat Informasi Penyedia Pendonor Darah Berbasis Web

Essay: DARAHKU, Pusat Informasi Penyedia Pendonor Darah Berbasis Web

Essay details and download:

  • Subject area(s): Sample essays
  • Reading time: 8 minutes
  • Price: Free download
  • Published: 1 April 2019*
  • Last Modified: 23 July 2024
  • File format: Text
  • Words: 2,378 (approx)
  • Number of pages: 10 (approx)

Text preview of this essay:

This page of the essay has 2,378 words.



“DARAHKU”, Pusat Informasi Penyedia Pendonor Darah Berbasis Web

PROPOSAL TUGAS AKHIR

Oleh:

Destaria Anripal

 3311611049

Disusun untuk pengajuan proposal Tugas Akhir Program Diploma III

PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA

JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA POLITEKNIK NEGERI BATAM BATAM

2018

HALAMAN PENGESAHAN PROPOSAL

“DARAHKU”, Pusat Informasi Penyedia Pendonor Darah Berbasis Web

Oleh:

Destaria Anripal

3311611049

Proposal ini telah dikonsultasikan dengan dosen pembimbing sebagai persyaratan untuk melaksanakan Sidang Proposal pada

PROGRAM DIPLOMA III

PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA

JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA POLITEKNIK NEGERI BATAM

Batam, …………….. 2018

Disetujui oleh:

Pembimbing I,

Pembimbing II,

Nama Lengkap & Gelar Akademik NIP/NIK*. …………..

Nama Lengkap & Gelar Akademik NIP/NIK*. …………..

i

Abstrak

Donor darah adalah suatu proses pengambilan darah dari seseorang atau  pengganti secara sukarela dengan tujuan untuk membantu yang lain khususnya pada kondisi memerlukan suplai darah dari luar. Adanya donor darah sangat berperan  penting bagi yang membutuhkan karena sampai saat ini darah belum bisa di sintesa sehingga ketika diperlukan harus diambil dari seseorang atau individu.

Saat ini untuk mendapatkan informasi tersedia nya penyumbang atau pendonor darah yang tepat, orang yang membutuhkan masih mencari informasi secara manual dengan mengirim pesan-pesan siaran ke orang lain ataupun meminta data dari PMI Daerah dan Rumah Sakit. Hal ini kurang begitu efektif dan efisien karena suplai darah dibutuhkan cepat untuk pasien ataupun orang yang membutuhkan tersebut, khususnya jika sedang dalam kondisi kritis.

Dari permasalahan tersebut memunculkan ide dan gagasan untuk membuat suatu pusat informasi berbasis web, yang di dalamnya berisi informasi penyedia pendonor darah. Metode yang digunakan dalam pembuatan perangkat lunak pada Projek Akhir II ini yaitu metode OOP (Object Oriented Programming). Bahasa pemogramannya adalah PHP dengan bantuan framework Laravel. Untuk tampilan menggunakan HTML dan CSS dengan bantuan framework Bootsrap. Databasenya menggunakan MySQL. Tools dan Editor yang digunakan  ialah SublimeText.

Dengan adanya “darahKu”, Pusat Informasi Penyedia Pendonor Darah Berbasis Web ini diharapkan dapat mempermudah pengguna dalam mencari penyedia pendonor darah secara cepat, mudah dan memenuhi kriteria yang dibutuhkan.  

Kata kunci: Donor Darah, Aplikasi Web, Pusat Informasi.

ii

1. Latar Belakang

Donor darah merupakan suatu proses pengambilan darah dari pendonor  untuk kemudian digunakan kepada mereka yang membutuhkan. Donor darah sangat penting bagi kehidupan, baik untuk pendonor maupun penerima donor. Bukan hanya membantu meringankan beban penyakit, donor darah dapat menyelamatkan jutaan nyawa. Untuk menekan kan pentingnya donor darah, Menteri Kesehatan Nila F.Moelek menyampaikan bahwa 28% penyebab kematian ibu adalah pendarahan. Namun, hal tersebut dapat dicegah jika semakin banyak pendonor darah secara sukarela yang secara rutin mendonorkan darahnya.

Berdasarkan standar dari WHO (World Health Organization), jumlah kebutuhan minimal darah di Indonesia sekitar 5,1 juta kantong darah pertahun atau 2% dari jumlah penduduk Indonesia, yakni sekitar 250 juta orang. Sedangkan produksi darah dan komponennya saat ini  baru sebanyak 4,1 juta kantong dari 3,4 juta donasi. Artinya Indonesia kekurangan 1 juta kantong darah setiap tahunnya. Selain masih di bawah tingkat kebutuhan, persediaan darah tidak tersebar merata di setiap kabupaten atau kota. Akibatnya, jika suatu daerah membutuhkan persediaan darah, maka harus mengambil stok dari daerah lain. Jika stok darah tak ada karena kebutuhan melonjak, keluarga pasien diminta menyumbangkan darahnya. Hal-hal ini sangat penting untuk dibenahi, mengingat  besarnya peran donor darah terhadap kehidupan.

Jika persediaan darah di Rumah Sakit ataupun PMI tidak mencukupi, maka orang yang membutuhkan perlu mencari pendonor darah sendiri. Hal tersebut tidak efektif dan relevan, terlebih jika pasien dalam kondisi kritis dan memerlukan pendonor darah secepatnya. Dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi saat ini, masalah-masalah tersebut dapat diminimalisir. Dengan membentuk suatu  sistem informasi berupa pusat informasi penyedia pendonor darah yang berbasis website, orang yang membutuhkan donor darah dapat mencari pendonor yang tersedia berdasarkan kriteria yang diinginkan.

Pemanfaatan sistem informasi saat ini sangat dibutuhkan untuk meningkatkan efisiensi dan kegiatan pengguna, karena sistem informasi mampu memberikan kemudahan pengguna dalam menjalankan kegiatannya. Dengan adanya program ini,  pengguna mendapatkan informasi serta jumlah pendonor darah yang tersedia berdasarkan kategori yang ada seperti wilayah, golongan darah dan kategori lainnya.

Sistem informasi berupa pusat informasi berbasis web ini dibangun dengan bahasa pemograman PHP dan framework dari Laravel. “darahKu”, Pusat Informasi Penyedia Pendonor Darah Berbasis Web ini memungkinkan pengguna mendapatkan informasi-informasi yang mereka butuhkan dengan lebih cepat, relevan dan akurat. Kemampuan dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas pengguna inilah yang menjadikan pentingnya peran pusat informasi untuk mencari penyedia pendonor darah cepat dan tepat. Dengan demikian, pengguna dapat secara mudah menemukan penyedia donor darah sesuai kategori yang dibutuhkan.

2. Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah tersebut, maka dapat dirumuskan masalah yang ada yaitu :

1. Bagaimana kemajuan sistem informasi berperan dalam membantu pengguna dalam mencari donor darah ?

2. Bagaimana memberikan suatu informasi kepada pengguna terkait penyedia pendonor darah yang mereka butuhkan?

3. Bagaimana membangun suatu sistem informasi berupa pusat informasi agar pengguna mendapatkan donor darah?

3. Batasan Masalah

Batasan masalah pada aplikasi yang akan dibangun dalam Projek Ahir II ini adalah :

1. Sistem ini menggunakan bahasa pemograman PHP dengan framework Laravel yang mendukung hampir semua browser diantaranya jQuery, CSS3 dll.

2. Aplikasi ini memiliki beberapa fitur diantaranya pencarian pendonor  darah berdasarkan kategori yang dibutuhkan, informasi kontak pendonor darah serta pengajuan ketersediaan untuk menjadi pendonor darah.

3. Aplikasi hanya di khususkan untuk memberikan informasi penyediaan pendonor darah yang dibutuhkan dan  pengajuan menjadi pendonor darah.

4. Aplikasi ini dapat digunakan  oleh semua pengguna. Untuk pengajuan diri penjadi pendonor, mempunyai syarat & ketentuan. Untuk mencari informasi penyedia pendonor darah, dapat digunakan oleh semua  pengguna.

4. Tujuan

Tujuan dari Projek Akhir II ini adalah :

1. Secara Umum

a) Menghasilkan suatu  Sistem Informasi yaitu “DARAHKU”, Pusat Informasi Penyedia Pendonor Darah berbasis Web yang dapat membantu pengguna dalam menemukan pendonor darah yang tepat.

b) Menghasilkan Pusat Informasi yang mempunyai fitur pencarian informasi berdasarkan ketegori-kategori yang dibutuhkan.

c) Menghasilkan Sistem Informasi yang mampu memberikan informasi pendonor darah yang tersedia.

2. Secara Khusus

a) Memenuhi salah satu syarat kelulusan Pendidikan Diploma III Teknik Informatika Politeknik Negeri Batam

5. Manfaat

Manfaat dari penerapan “darahKu”, Pusat Informasi Penyedia Pendonor Darah Berbasis Web ini adalah membantu pengguna mendapatkan pendonor darah sesuai dengan  kategori yang dibutuhkan. Dengan adanya pusat informasi ini maka orang yang membutuhkan donor darah akan lebih mudah dan cepat dalam  mencari pendonor nya dengan mengakses situs web tersebut.

6. Landasan Teori

Landasan teori ini terdiri dari teori-teori  dasar yang digunakan dalam proses pengerjaan Projek Akhir II. Di bagian ini juga dijelaskan mengenai konsep-konsep dasar yang berkaitan dengan topik Projek Akhir II yang akan dikerjakan.

6.1  Sistem Informasi

Definisi Sistem Informasi telah dikemukakan oleh beberapa penulis. Menurut  Yakub “Sistem  adalah  kumpulan  jaringan kerja  dari  prosedur-prosedur   yang   saling   berhubungan, yang saling terhubung  bersama-sama  untuk  melakukan  suatu  kegiatan  atau  tujuan  tertentu”. Sedangkan Sutabri menyatakan “Sistem  adalah  suatu  kumpulan  atau  himpunan  dari unsur, komponen, atau variabel yang terorganisasi, saling berinteraksi, saling tergantung satu sama lain dan terpadu”. Dari  kedua  uraian  di  atas  menyatakan  bahwa  sistem  informasi mempunyai  elemen-elemen   yang   mempunyai   suatu   tujuan   tertentu.   Selain itu sistem informasi  juga  mempunyai  karakteristik. Berikut karakteristik dari Sistem Infromasi menurut Sutabri :

a. Komponen Sistem

Sistem terdiri dari komponen-komponen yang saling berinteraksi dan bekerja sama untuk membentuk  satu  kesatuan.  Komponen-komponen  sistem  tersebut  dapat  terdiri dari beberapa bentuk  sub-sistem.

b. Batasan Sistem

Setiap sistem mempunyai ruang lingkup tersendiri sebagai batasan antara sistem satu dan lainnya. Batasan  sistem  ini memungkinkan  suatu sistem dipandang sebagai satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.

c. Lingkungan Luar Sistem

Hal apapun yang ada di luar ruang lingkup sistem atau batasan sistem merupakan lingkungan luar sistem

d. Penghubung Sistem

Penghubung sistem disebut juga interface merupakan media yang menghubungkan  sistem  dengan subsistem yang lain.

e. Masukan Sistem

Energi  yang  dimasukkan  ke  dalam sistem  disebut  masukan  sistem,  yang  dapat berupa pemeliharaan dan sinyal.

f. Keluaran Sistem

Keluaran sistem merupakan masukan bagi sub-sistem yang lain. Seperti sistem informasi, keluaran yang dihasilkan adalah informasi dimana informasi ini dapat digunakan sebagai masukan untuk pengambilan  keputusan atau hal-hal lain dan juga  merupakan input bagi sub-sistem lain.

g. Pengolah Sistem

Sistem  mempunyai  suatu  proses  yang  akan  mengubah  masukan  menjadi keluaran, proses ini disebut pengolah sistem.

h. Sasaran Sistem

Sistem mempunyai tujuan dan sasaran yang jelas dan bersifat pasti.

6.2  Website

Menurut Surajino, website merupakan kumpulan halaman halaman yang digunakan  untuk  menampilkan  informasi,  teks,  gambar  diam  atau  bergerak, animasi, suara, atau gabungan dari semuanya yang bersifat statis maupun dinamis yang membentuk satu rangkaian bangunan yang saling berkait, dimana masing masing dihubungkan dengan jaringan jaringan halaman (hyperlink).

Untuk membangun website, terdapat beberapa unsur-unsur  penunjang yang digunakan, yaitu :

a. Nama Domain

Nama  domain atau  URL (Uniform Resource Locator) adalah alamat  unik  di  dunia  internet  yang  digunakan  untuk mengidentifikasikan sebuah website, atau dengan kata lain nama domain merupakan alamat yang digunakan untuk menemukan sebuah   website   pada   dunia   internet.

b. Rumah Tempat Website

Rumat tempat website atau disebut web hosting merupakan ruang penyimpanan dalam hard disk yang berisi  berbagai  data,  file,  gambar  dan  data lain  yang ditampilkan di website. Ukuran data  yang dimasukkan tergantung dari besarnya  web  hosting,  semakin  besar  ruang penyimpanan yang ada maka semakin besar juga ukuran   yang dapat  dimasukkan  dan ditampilkan  ke  dalam  website. Web  Hosting  juga dapat  diperoleh  dengan  menyewa besarnya ukuran data penyimpanan yang  ditentukan  dengan ukuran  MB  (Mega  Byte) atau  GB  (Giga  Byte).  Lama  penyewaan  web  hosting tersebut  rata-rata  dihitung  per  tahun.

c. Bahasa Pemograman

Bahasa pemograman adalah bahasa yang digunakan untuk menerjemahkan setiap perintah dalam website pada saat diakses. Jenis bahasa pemograman sangat menentukan statis, dinamis, atau interaktifnya sebuah website. Semakin  banyak  ragam  bahasa pemograman yang digunakan maka akan terlihat website semakin dinamis dan interaktif. Beragam bahasa pemograman saat ini telah banyak tersedia untuk mendukung kualitas website. Jenis jenis bahasa program yang banyak digunakan antara lain HTML, Java Scripts,  Java dan sebagainya. Bahasa dasar yang dipakai setiap situs adalah HTML, sedangkan PHP dan lainnya merupakan bahasa pendukung yang bertindak sebagai pengatur dinamis dan interaktif nya  situs.

d. Desain Website

Setelah melakukan penyewaan nama domain dan rumah penyewa website serta penguasaan bahasa pemograman, unsur website lain adalah desain. Desain website menentukan kualitas dan keindahan sebuah website. Beragam framework untuk membangun desain website sudah tersedia salah satunya yaitu Bootstrap.

e. Publikasi Website

Website tidak dapat berguna tanpa  diakses oleh pengunjung internet. Untuk menarik pengunjung internet, website tersebut memerlukan apa yang disebut publikasi atau promosi. Publikasi website dapat dilakukan dengan media pamflet, poster, baliho dan lain sebagainya. Namun cara tersebut kurang efektif dan sangat terbatas. Cara terbaik dan paling efektif adalah publikasi langsung di internet melalui mesin pencarian maupun sosial media.

f. Pemeliharaan Website

Tanpa pemeliharaan yang baik, website akan terkesan membosankan atau monoton yang akan menimbulkan potensi berkurangnya akses pengunjung internet. Pemeliharaan sebuah website dapat dilakukan per-periode tertentu seperti tiap hari, tiap minggu, atau sebulan sekali secara rutin atau secara periodic tergantung kebutuhan. Pemeliharaan rutin biasanya dipakai oleh website berita, penyedia artikel, organisasi atau lembaga pemerintah, Sedangkan pemeliharaan periodik biasanya untuk website penjualan dan sebagainya.

6.3 Sitem Informasi berbasis Website

Sistem informasi berbasis web adalah aplikasi yang dibuat berbasis web.  Dimana web diibaratkan sebuah wadah yang digunakan untuk menampilkan informasi melalui media interaksi seperti gambar, audio, video atau gabungan dari ketiga nya.

6.4 Donor Darah

Donor adalah penderma darah (KBI, 2008). Donor adalah organisme yang memberikan jaringan hidup untuk dapat digunakan pada tubuh yang lain, seperti orang yang memberikan darahnya untuk transfuse, atau organ untuk ditransplantasikan (Dornland, 2009).

Donor darah adalah menyumbangkan darah untuk menolong orang lain yang memerlukan darah (KBI, 2008). Donor darah merupakan suatu prosedur yang sangat aman dan penting untuk transfuse darah. Transfusi darah merupakan suatu komponen esensial bagi pelayanan kesehatan. Transfusi darah berkontribusi menyelamatkan jutaan nyawa setiap tahun dalam situasi normal maupun darurat, mengijinkan intervensi medis kompleks dan operasi yang kian bertambah serta peningkatan harapan hidup dan kualitas hidup pasien-pasien dengan berbagai kondisi akut dan kronis (WHO, 2010).

7. Metode Penyelesaian Masalah

Metodologi  yang digunakan dalam  menyelesaikan Projek Akhir II ini   adalah sebagai berikut :

A. Metode Pengembangan atau Rekayasa

Metode pengembangan yang diterapkan pada Projek Akhir II ini adalah model Waterfall. Metode Waterfall merupakan model  pengembangan perangkat lunak yang sistematik dan sekensual.  Model  ini sangat terstruktur dan bersifat linier.

Model Waterfall memiliki tahapan-tahapan sebagai berikut :

1) Kebutuhan Analisis

Pada tahap ini   dilakukan pengumpulan kebutuhan informasi terkait perangkat lunak. Kemudian, informasi tersebut dianalisis untuk  mendapatkan data yang dibutuhkan.

2) Desain Sistem

Tahapan desain sistem membantu dalam menentukan perangkat keras dan sistem persyaratan serta mendifiniskan arsitektur  sistem secara keseluruhan. Perancangan perangkat lunak  melibatkan identifikasi dan penggambaran abstraksi sistem  dasar perangkat lunak dan hubungannya.

3) Implementasi

Pada tahap ini, perancangan perangkat lunak pertama kali di realisasikan di dalam program kecil  yang disebut unit, yang terintegrasi dalam tahap selanjutnya. Setiap unit tersebut diuji dan diverifikasi untuk memenuhi spesifikasinya yang juga  disebut sebagai unit testing.

4) Integrasi dan Pengujian Sistem

Seluruh unit yang dikembang dalam tahap implementasi digabung dan diuji sebagai sebuah sistem lengkap untuk memastikan tidak adanya kegalalan dan kesalahan agar sistem sesuai dengan kebutuhan pengguna.

5) Operasi dan Pemeliharaan

Operasi dan pemeliharaan merupakan tahap akhir dalam model Waterfall. Sistem yang telah dibangun dijalankan dan dilakukan pemeliharaan  serta perbaikan. Perbaikan melibatkan pembetulan kesalahan yang tidak ditemukan pada tahapan-tahapan sebelumnya,  meningkatkan implementasi dari unit sistem dan meningkatkan layanan sistem sebagai kebutuhan baru.

 Gambar 1. Metode Waterfall

Gambar 1 adalah bagan model pengembangan Waterfall yang merupakan metode pengembangan sistem yang digunakan pada pengerjaan Projek Akhiir II ini.

B. Data

Untuk mendapatkan data yang dibutuhkan guna mendukung pelaksanaan pengerjaan Projek Akhir II ini digunakan dua teknik pengumpulan data yaitu sebagai berikut :

1) Observasi

Suatu teknik pengumpulan data dengan cara pengamatan secara langsung terhadap objek yang ada di lapangan.

2) Dokumentasi

Penulis mengamati dokumen yang berhubungan dengan informasi-informasi mengenai topik pembahasan.

C. Rancangan Prototype

1) Prototype Halaman Awal

2) Prototype Halaman Cari Donor Darah

3) Prototype Halaman Pendaftaran

4) Prototype Halaman Deskripsi Pusat Informasi

5) Prototype Halaman Kontak Pusat Informasi

8. Rencana Pelaksanaan

Adapun dalam proses pengerjaaan Projek Akhir II ini diharapkan dapat dikerjakan menurut jadwal sebagai berikut :

No.

KEGIATAN BULAN

1 2 3 4 5 6

1. Studi Literatur dan Pemahaman Sistem

2. Analisa dan Perancangan Sistem

3. Pembangunan Sistem

4. Uji Coba dan Evaluasi  Sistem

5. Penyusunan Laporan Projek Akhir II

9. Daftar Pustaka

1. Asyhad, Moh Habib. 2017.  Indonesia Butuh 51 Juta Kantong Darah Tiap Tahun, Yuk Ramai-Ramai  Menjadikan Donor Darah Sebagai Gaya Hidup. http://intisari.grid.id/read/0397771/indonesia-butuh-51-juta-kantong-darah-tiap-tahun-yuk-ramai-ramai-menjadikan-donor-darah-sebagai-gaya-hidup?page=2. Diakses 11 Juli 2018.

2. Ermatita. 2016. Analisis dan Perancangan Sistem Informasi Perpustakaan, halaman 967-968. Universitas Sriwijaya.  Vol.  8, No. 1.  http://ejournal.unsri.ac.id/index.php/jsi/index. Diakses 11 Juli 2018.

3. Utama, Yadi. 2011. Sistem Informasi berbasis Web Jurusan Sistem Informasi Fakultas Ilmu Komputer Universitas Sriwijaya, halaman 360-362. Universitas Sriwijaya. Vol. 3, No. 2.  http://ejournal.unsri.ac.id/index.php/jsi/index. Diakses 11 Juli 2018.

4. Riyadi, Anggiani Septima., Eko dan Asep. 2012. Perancangan  Sistem Informasi berbasis Website Subsistem Guru di Sekolah Pesantren Persatuan Islam 99 Rancabango, halaman 3. Sekolah Tinggi Teknologi Garut. Vol. 09, No. 40. http://jurnal.sttgarut.ac.id. Diakses 11 Juli 2018.

5. Hapsari,  Nur Yuli Dwi dan Ike Herdiana. 2012. Hubungan antara Self-Esteem dengan Intensi Perilaku Prososial Donor Darah pada Donor di Unit Donor Darah PMI Surabaya, halaman 175. Universitas Airlangga. Vol. 1, No. 03. http://journal.unair.ac.id. Diakses 11 Juli 2018.

About this essay:

If you use part of this page in your own work, you need to provide a citation, as follows:

Essay Sauce, DARAHKU, Pusat Informasi Penyedia Pendonor Darah Berbasis Web. Available from:<https://www.essaysauce.com/sample-essays/2018-7-20-1532073663/> [Accessed 15-04-26].

These Sample essays have been submitted to us by students in order to help you with your studies.

* This essay may have been previously published on EssaySauce.com and/or Essay.uk.com at an earlier date than indicated.