Home > Sample essays > Essay 2016 10 02 000BbW

Essay: Essay 2016 10 02 000BbW

Essay details and download:

  • Subject area(s): Sample essays
  • Reading time: 4 minutes
  • Price: Free download
  • Published: 1 April 2019*
  • Last Modified: 23 July 2024
  • File format: Text
  • Words: 960 (approx)
  • Number of pages: 4 (approx)

Text preview of this essay:

This page of the essay has 960 words.



Tujuan  utama  dari  perusahaan  adalah  meningkatkan  sebuah  kemakmuran  pemilik  atau  para  pemegang  saham  melalui  berbagai  peningkatan sebuah  nilai  perusahaan   ‘(salvalote, 2005).  Nilai  perusahaan sangat penting  karena  nilai  perusahaan  yang  tinggi  akan  diikuti  pula dengan  tingginya kemakmuran  pemegan  saham   ‘(Bringham and Gapensi, 2006). Semakin  tinggi nilai perusahaan maka   semakin   tinggi   pula harga saham.  Nilai  perusahaan  yang  tinggi  menjadi  sebuah  keinginan  semua  para  pemilik  perusahaan,  sebab  dengan  adanya  nilai  yang  tinggi  akan  menunjukan  tingkat  kemakmuran  pemegang  saham

Adapun  Tujuan manajemen keuangan yaitu memaksimalkan kekayaan para pemegang saham yang dapat meningkatkan nilai perusahaan dengan mengukur nilai objektif oleh publik dan orientasi masa mendatang bagi para investor  lokal  maupun asing. Setiap perusahaan menginginkan nilai perusahaan tinggi yang tercermin dari harga saham yang memiliki potensi serta menarik minat para investor dengan cara mengelola aset dan modal suatu perusahaan yang bisa dilihat dari kinerja keuangan yang ada. Jika pengelolaan aset dan modal perusahaan dilakukan dengan baik, maka otomatis akan meningkatkan nilai perusahaan.

Silvera  and  Barros ( 2007)  mendefinisikan  nilai  perusahaan  sebagai  penghargaan  investor  terhadap  sebuah  perusahaan.  Nilai  tersebut  tercermin  pada  harga  saham  perusahaan.  Nilai perusahaan  adalah  sebuah   persepsi  para   investor terhadap tingkat  keberhasilan  perusahaan yang sering dikaitkan dengan harga  saham.  Harga  saham   yang  tinggi  akan  membuat nilai perusahaan tinggi. Nilai perusahaan  yang  tinggi  akan  membuat  pasar percaya tidak hanya pada kinerja perusahaan saat ini namun juga pada prospek perusahaan. Menurut Sartono (2008), nilai perusahaan  adalah   sebagai harga yang bersedia dibayar oleh  seorang  calon investor seandainya suatu perusahaan akan dijual. Nilai perusahaan dapat mencerminkan  sebuah   nilai  asset  yang  telah  dimiliki  perusahaan seperti surat-surat berharga.

Manajer  harus  mampu  menghimpun  dana  yang  bersumber  dari internal maupun  ekstrnal  perusahaan   secara  efesien,  dalam  arti  sebuah  keputusan pendanaan  tersebut  merupakan  keputusan  pendanaan  yang  mampu meminimalisasikan  sebuah  biaya  modal  (cost of capital)  yang  ditanggung  sebuah perusahaan.  Ketika  manajer  menggunakan  hutang,  jelas  biaya  modal  yang timbul  sebesar  bunga  yang  dibebenkan  oleh  kreditor,  sedangkan  apabila  seorang menajer  menggunakan  dana  internal  akan  timbul  opportunity  cost  dari  dana  atau  modal  sendiri  yang  digunakan.  pada  saat  perusahaan  akan  membuat pertimbangan  mengenai  komposisi  modal  yang  sangat  optimal,  dan pertimbangan  tersebut  akan  menghasilkan  sebuah  keputusan  pendanaan.

Nilai  persahaan  dapat  memberikan  kemakmuran  pemegang  saham  secara  maksimum  apabila  harga  saham  perusahaan  meningkat.  Semakin  tinggi  harga  saham,  maka  semakin  tinggi  kemakmuran   pemegang  saham.  Kebutuhan  akan modal  sangat  penting  dalam  menjamin  dan  membangun  dan  menjamin kelangsungan   perusahaan.  Perusahaan  harus  menentukan  beberapa  besar  modal yang  dibutuhkan  untuk  memenuhi   atau  membiayai  usahanya

Nilai  perusahan  adalah  nilai  jual  perusahaan  atau  nilai  tumbuh  bagi pemegang  saham,  nilai  perusahaan  akan  tercermin  dari berbagai harga pasar sahamnya” ( Andri dan Hanung, 2007:5).  Nilai  perusahaan  merupakan  nilai  pasar suatu  ekuitas  perusahaan  ditambah  nilai  pasar  hutang.  Dengan  demikian, penambahan  dari  jumlah  ekuitas  perusahaan  dengan  hutang  perusahaan  dapat mencerminkan  nilai  perusahaan.  Nilai  perusahaan  adalah  sebuah  nilai  jual  suatu perusahaan  atau  merupakan  nilai  tumbuh  bagi  sector  pemegang  saham,  nilai perusahaan  mencerminkan  sebuah  harga  pasar  sahamnya’  ( Andri dan Hanung, 2007 :5).  

Nilai  perusahaan  dapat  juga  dipenggaruhi  oleh  price earning  ratio,  yang  rasio  dari  harga  ssebuah  saham   yang  terdapat  earnings.Ratio  iini  juga  menunjukan  seberapa  besar  investor  menilai harga  saham  terhadap  kelipatan  dari  earnings ( Jogiyanto, 2010 : 146).  Price   earning ratiodipilih  karena  terdapat  perbedaan  hasil  penelitian  terdahulu.  Dari  hasil  penelitian  yang  dilakukan  oleh  Margaretha  dan  Damayanti (2008),  bahwa  price earning  ratio  berpengaruh  positif  terhadap  stock  return  karena  semakin  tinggi  price  earning  ratio  semakin  tinggi  juga  harga  per  lembar  saham  suatu  perusahaan. Apabila  harga  per  lembar  saham  dan  tingkat  pertumbuhan  laba  suatu  perusahaan  meningkat, maka price earning ratio   meningkat  dan  akan  meningkatkan  pula  nilai perusahaan.

Analisis  yang  digunakan  pada  penelitian   ini  menggunakan  variable  antara  lain  price earning  ratio  (PER)  yang  merupakan  indikasi  penilaian  pasar   modal  terhadap  keuntungan potensial  perusahaan  dimasa  yang  akan  datang,dalam perushaan  ini  sangat  penting karena   akan  berpengaruh  terhadap  nilai  perusahaan.Sedangkan  menurut  Ang  (1997: 24),  ‘Price Earning  Ratio  merupakan  perbandingan  antara  harga  pasar  suatu saham  dengan  earning per share (EPS) dari saham yangbersangkutan’. Price  Earning  Ratio  merupakan  hubungan antara  pasar  saham  dengan earning per sharesaat ini yang digunakan secara luas oleh investor sebagai panduan umum  untuk mengukur nilai saham (Garrison, 1998:788).PriceEarning Ratio yang tinggi menunjukkan bahwa investor bersedia untuk membayar dengan harga saham premium  untukperusahaan.

Setelah Price earning ratio (PER) nilai  perusahan dapat  juga  dipengaruhi  leverage.  Leverageadalah  suatu  alat  yang  penting  dalam  pengukuran  efektivitas  penggunaan  utang  perusahaan.  Dengan  menggunakan  leverage,  perusahaan  tidak  akan  hanya  dapat memperoleh  keuntungan  namun  akan  juga  mendapat  mengakibatkan  perusahaan  mengalami kerugian,  karena  leverage  keuangan  berarti  perusahaan  membebankan  risiko  kepada pemegang  saham  sehingga  mempengaruhi  return  saham  (Weston  dan   Copeland, 1999).

Leverage  merupakan   kemampuan  perusahaan  dalam  membayar  kewajiban  kepada  kreditur atas  modal  usaha  yang  dibiayai dengan  hutang.  Perusahaan  yang  mempunyai  leverage  baik bearti  memungkinkan suatu  perusahaan  untuk  membayar  deviden  yang  lebih  tinggi,  hal  ini dikarenakan  perusahaan  tidak  terlalu  memusingkan  pembayaran  atas  utang  yang  tidak besar  kepada  kreditur  atau  kemungkinan  kreditur  meminta  haknya  lebih  cepat  sehingga mengganggu  kestabilan  keuangan  perusahaan

Konsep  leverageini sangat  penting  bagi  investor  dalam  membuat  pertimbangan  penilaian saham.  Para  investor  umumnya  cenderung  menghindari  risiko.  Risiko  yang sering  timbul dalam  penggunaan  financial  leverage  disebut  dengan  financial  risk  yaitu  risiko  tambahan yang  dibebankan  kepada  pemegang  saham  sebagai  penggunaan  utang  oleh  perusahaan. Semakin  tinggi  leverage,  maka  semakin  besar  risiko  keuangannya  dan  sebaliknya  Horne dan  Marchowicz  (2005).

Elkinawy dan Stater (2007)  menyebutkan  bahwa  tingkat  pertumbuhan   ( growth)  merupakan  salah  satu  yang  bisa  mempengaruhi  nilai  perusahaan. Tingkat  pertumbuhan  perusahaan  menunjukan  kegiatan  investasi  yang  dilakukan  perusahaan.  Perusahaan  dengan   pertumbuhan  yang  tinggi  menunjukan  bahwa  perusahaan  tersebut  sedang  berkembang. Jika  investasi  ini dilakukan  dengan  tepat  maka  pertumbuhan  perusahaan  akan  mendatangkan  laba  dimasa  yang  akan  datang.  Hal  ini merupakan  kabar   baik  bagi  para  investor.

Tingkat  pertumbuhan  ( growth)  adalah   sebuah  peluang  dalam  menentukan  pertumbuhan  suatu  perusahaan  dimasa  yang  akan  datang  (Mai, 2006).  Perusahaan  dengan  memiliki  tingkat  pertumbuhan  yang  tinggi  lebih banyak   membutuhkan  dana  dimasa  depan,  terutama  dana  eksternal  untuk memenuhi  kebutuhan  investasinya  atau  untuk  memenuhi  kebutuhan  untuk membiayai  pertumbuhannya  dimasa  yang  akan  datang  (Indrajaya,  Herlina dan Setiadi,  2011).  Indrajaya,  Didalam  suatu  perusahaaan  kita  akan  mengetahui  seberapa  besar  pertumbuhan  dalam  perusahaan.

About this essay:

If you use part of this page in your own work, you need to provide a citation, as follows:

Essay Sauce, Essay 2016 10 02 000BbW. Available from:<https://www.essaysauce.com/sample-essays/essay-2016-10-02-000bbw/> [Accessed 15-04-26].

These Sample essays have been submitted to us by students in order to help you with your studies.

* This essay may have been previously published on EssaySauce.com and/or Essay.uk.com at an earlier date than indicated.